Puluhan Hektare Sawah di Ponorogo Terserang Asem-asem, Dispertahankan Beri Penjelasan

Puluhan Hektare Sawah di Ponorogo Terserang Asem-asem, Dispertahankan Beri Penjelasan
Salah satu lahan sawah milik warga yang terkena penyakit asem-asem. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Puluhan hektare lahan pertanian di Kabupaten Ponorogo terancam mengalami keterlambatan panen.

Penyebabnya adalah kondisi tanah yang mengalami keasaman tinggi atau yang dikenal petani dengan istilah asem-aseman.

Dari data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Kabupaten Ponorogo, setidaknya ada 50 hektare lahan sawah di Kecamatan Badegan, Sampung, Jambon, Kauman, dan Sukorejo yang mengalami asem-aseman tersebut.

Read More

Koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman, Dispertahankan Kabupaten Ponorogo, Suwarni menjelaskan fenomena asem-aseman tersebut karena lahan pertanian sulit dikeringkan dan selalu tergenang air akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga :Cegah Hama Burung dan Belalang, Petani di Kabupaten Kediri Pasang Paranet

“Kondisi ini menyebabkan tingkat keasaman (pH) tanah turun hingga di bawah 5, sehingga berdampak pada pertumbuhan tanaman padi. Akibatnya, hasil panen bisa mengalami keterlambatan dari jadwal yang seharusnya,” ungkap Suwarni, Jumat (7/2/2025).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *