Rinciannya, sebanyak 45 buah ponsel dalam kondisi bagus atau normal, sedangkan dua ponsel lainnya ditemukan dalam kondisi rusak.
“Dua ponsel yang rusak itu ditemukan oleh para penonton, kemungkinan rusak karena terinjak-injak oleh para penonton. Sedangkan 45 buah ponsel ditemukan dalam kondisi terbungkus,” ungkapnya.
Baca Juga :Jelang Ramadan, Operasi Keselamatan Semeru Digelar
Ponsel itu kemudian mengembalikan ponsel tersebut kepada pemiliknya. Diketahui, pemilik yang merasa kehilangan harus bisa membuka kode pin ponsel miliknya yang berhasil ditemukan petugas, kemudian menunjukkan foto dirinya pada galeri ponselnya.
Sedangkan untuk dua ponsel lainnya yang masih hilang, petugas Polres Tulungagung melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.
Pihaknya menduga jika pelaku pencurian dua ponsel yang belum ditemukan ini berhasil melarikan diri sebelum petugas kepolisian melakukan sweeping.
“Sebanyak 47 ponsel itu ditemukan terkumpul di dalam tas selempang yang diletakkan di dekat tiang bendera, serta kantung plastik yang dimasukkan ke dalam kardus yang tidak sengaja ditendang petugas kami,” ujarnya.
Polisi menduga pelaku pencopetan pada konser Tipe X tersebut tidak hanya satu orang, melainkan berkelompok. Namun karena mereka mengetahui jika petugas melakukan sweeping, lantas barang-barang hasil curian itu pun diletakkan di berbagai lokasi.
Menurut Taat, berterimakasih kepada panitia konser yang turut membantu petugas dalam melakukan sweeping tersebut, sehingga barang-barang yang hilang berhasil ditemukan.
Kedepan, hal ini akan dijadikan pembelajaran, sehingga pihaknya akan membuka posko aduan di setiap konser.
“Kemarin masyarakat yang hadir juga turut kooperatif dengan tertib mengikuti pemeriksaan barang bawaan yang dilakukan oleh kami. Kedepan di setiap konser di Tulungagung akan kami buka posko aduan, sehingga barang yang hilang bisa segera diproses,” pungkasnya.



















