Yakni menciptakan Kota Blitar yang bersih dan pro lingkungan. Nah, perangkat terendah di masyarakat atau RW, dilibatkan karena diharapkan mampu meneruskan ke masyarakat.
Zero waste, lanjut Jajuk, adalah gaya hidup bebas sampah. Itu bertujuan mengurangi jumlah sampah kegiatan masyarakat setiap harinya. Nah upaya ini juga satu garis dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang memasifkan upaya pengurangan sampah dari hulu hingga hilir.
Saat ini, lanjutnya ada beberapa lokasi yang bakal uji coba menerapkan zero waste. Di antaranya di RW 13, 14, dan 15 Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan.
Baca Juga :Polisi Tangkap Empat Pelaku Pengeroyokan Gadis ABG Waduk Selorejo Ngantang
“Kami sudah sosialisasi ke lapangan. Nantinya masyarakat diharapkan bisa mengurangi dan mengelola sampah. Baik sampah anorganik seperti plastik, kaleng dan kaca hingga sampa organik seperti sisa makanan, daun kering dan lainnya. Mudah-mudahan lancar,” pungkasnya.



















