Anggota Perguruan Silat Blitar Keroyok Pemuda, Sebelas Diamankan Tiga Ditahan 

Anggota Perguruan Silat Blitar Keroyok Pemuda, Sebelas Diamankan Tiga Ditahan 
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman ketika rilis. (Aziz/sejahtera.co) 

Blitar, SEJAHTERA.CO – Tindakan tegas terus dilakukan Polres Blitar ke oknum gerombolan pemuda salah satu perguruan silat. Kali ini polisi mengusut tuntas  dugaan pengeroyokan yang dilakukan oknum anggota perguruan silat.

Baca Juga :Armada Mogok di Perlintasan Kereta Api, Manajemen Bus Transjakarta akan Tempatkan Petugas

Korps Bhayangkara itu mengamankan 11 pemuda, tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. “Iya kasus pengeroyokan ini terjadi pada Selasa (11/2/2025) lalu. Lokasi kejadian di Jalan Raya Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Tiga di antaranya sudah tersangka, sementara lainnya masih menjalani pemeriksaan. Beberapa di antaranya masih di bawah umur,” kata Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Senin (17/2/2025).

Read More

Arif mengatakan, tiga tersangka yang ditahan adalah  MH  (27)  JWB (20). Ada pula JWB (20) dan RGR (19),  ketiganya juga tercatat warga Blitar. “Langsung kami tahan tiga tersangka. Ada pula 1 yang kami amankan kasus pencurian ponsel, masih dalam satu rombongan. Statusnya tersangka tetapi tidak ditahan,” katanyam

Kejadian pengeroyokan terjadi ketika 11 pemuda itu bersama pemuda lain itu baru saja mengikuti acara mediasi di Wonotirto, Kabupaten Blitar. Usai acara para rombongan menenggak minuman keras.

Baca Juga :Dinilai Lakukan Pelanggaran, Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Ponorogo Dinonjobkan

Ketika konvoi dan melewati Jalan Raya Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, para pelaku berpapasan dengan MRN (18), korban, warga setempat. Kebetulan korban mengenakan kaus perguruan silat lain-lain yang memantik emosi para pelaku. “Hanya beda kaus perguruan silat saja. Ketika bertemu minta dicopot dan akhirnya para pelaku mengeroyok,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *