Selesaikan Administrasi, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung: Pantai Popoh Bakal Dibangun SPBN

Selesaikan Administrasi, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung: Pantai Popoh Bakal Dibangun SPBN
Aktivitas nelayan di kawasan Pantai Popoh Tulungagung.(isal/sejahtera.co)

Meski pihaknya tidak bisa memastikan waktu maupun target dibangunnya SPBN tersebut, tapi jika seluruh perizinan sudah didapat, dipastikan pembangunan tidak memerlukan waktu lama.

Pihaknya pun optimis jika pada tahun 2025 ini SPBN yang sudah dinanti-nantikan itu bisa dibangun di kawasan Pantai Popoh.

“Kemungkinan tahun ini proses administrasinya sudah selesai, sehingga pembangunan bisa langsung dimulai. Pengerjaan fisik berbeda dengan proses pengajuan administrasi yang cukup memakan waktu,” ungkapnya.

Read More

Baca Juga :Armada Mogok di Perlintasan Kereta Api, Manajemen Bus Transjakarta akan Tempatkan Petugas

Keberadaan SPBN ini, jelas Ulul, sangat dinanti oleh masyarakat terutama para nelayan, mengingat mayoritas nelayan mengeluh jauhnya jarak untuk membeli BBM di SPBU terdekat.

Hal ini tentunya berimbas pada pengeluaran nelayan untuk membeli BBM yang turut membengkak.

Sedangkan untuk kebutuhan BBM bagi nelayan, diketahui untuk kapal dengan dimensi 30 gross ton (GT) biasanya akan melakukan trip (melaut) selama 3-7 hari.

Selama satu kali trip itu, diketahui kebutuhan BBM bagi kapal nelayan dengan dimensi tersebut setidaknya memerlukan BBM sebanyak 400 liter.

Baca Juga :Satu Penambang Pasir di Blitar Ditemukan Meninggal Dunia, Posisi Terlentang

“Untuk rincian kuota yang didapatnya berapa, kami belum mendapat konfirmasi lebih lanjut dari pihak investor,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *