Edy menambahkan lagi, sesuai dengan arahan, seluruh kegiatan dalam kalender wisata daerah masih berjalan sesuai rencana. Meski begitu, ada beberapa kegiatan di luar kota yang anggaran atau dananya dipangkas.
“Misalnya event Jaringan Kota Pusaka Indonesia atau Apeksi. Mungkin juga event tahunan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang selama ini butuh biaya perjalanan dinas cukup besar,” jelasnya.
Baca Juga :Untung Ada Polisi, Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polri
Dia mengurai lagi, karena ada penghematan, BEN nantinya juga ada sentuhan kemasan atau formatnya berbeda tanpa mengurangi makna.
Contohnya jika biasanya menghadirkan seniman luar daerah untuk berkolaborasi, tahun ini konsepnya lebih fokus pada partisipasi dari dalam Kota Blitar.
“Tetapi yang jelas, kami akan menunggu arahan lebih lanjut. Utamanya soal penghematan anggaran,” pungkasnya.



















