Baca Juga :Puluhan Truk Terjaring Operasi Pembatasan Angkutan Barang di Jombang
Masih menurut pria yang juga Ketua Bidang Pendidikan Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan ini bahwa metode penggalian minta bakat ini menggunakan spirit iqro’ dan syukur.
Di antaranya melalui penggalian rekam jak/portofolio, Ilmu Numerologi, Multi Intelligence yakni Tes Tulis dengan menjawab beberapa soal, tes Riasec dengan menjawab beberapa pertanyaan, metode Matematika Al Quran, Penilaian Para Pakar serta penggalian melalui doa dengan kesadaran tawakalallah.
“Semua hasil tes kita rangkuman dan kita pelajari. Selanjutnya kita bersama-sama, guru, siswa dan orang tua bertawakal memohon kepada Allah semua tes dan penggalian minat bakat ini tidak salah,” tegas Kushartono.
Faridatul Kholidah satu siswa asal Jombang Jawa Timur mengaku sangat puas dengan program ini.
“Saya tidak menyangka karena awalnya saya dipaksa oleh orang tua. Ternyata kegiatan ini sangat menyenangkan dan saya merasa termotivasi, bersyukur dan yakin dengan cita-cita yang saya impian,” kata Farida yang mengaku ingin menjadi Psikolog ini.
Baca Juga :Polres Malang Gerebek Produsen Obat Ilegal di Gedangan, Dua Pelaku Ditangkap
“Ini sudah gelombang yang ketiga, jadi didalam bulan Ramadan ini sudah ada tiga kali angkatan. Mohon doa restu semoga program ini bisa terus berlanjut berkembang dan lestari,” harap Imam Hanani salah satu asesor.



















