“Saya berkeyakinan petani di Kabupaten Kediri masih pertahankan Tyto Alba untuk basmi tikus. Perburuan basmi tikus oleh Tyto Alba ini hingga tuntas memakan tikus.vMalah saat ini beranak pinak hingga ratusan jumlahnya,” ujarnya, Minggu (13/4/2025).
Sukadi menyampaikan, pola pemberantasan hama tikus dari daerah satu ke lainnya berbeda. Ada dengan peralatan khusus, namun banyak daerah juga memanfaatkan Tyto Alba untuk basmi tikus lebih efektif. Malah pagupon setinggi enam meter digunakan Tyto Alba untuk hunian.
Baca Juga :Pria Pengangguran di Ponorogo Gelapkan Motor Milik Temannya Sendiri, ini Modusnya
“Kita akan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap keberadaan Tyto Alba di Kabupaten Kediri. Selama ini tikus adalah hama perusak tanaman jenis apapun hingga bisa mengurangi produksi tanaman,” imbuhnya.



















