Akses Wisata Jolotundo Rusak Parah, Truk Material Diduga Jadi Penyebab

Akses Wisata Jolotundo Rusak Parah, Truk Material Diduga Jadi Penyebab
Truk dan mobil sisipan di jalan rusak dan harus berjalan pelan (inna/sejahtera.co)

Warga dan pengendara terpaksa melaju dengan kecepatan rendah untuk menghindari kecelakaan atau kerusakan kendaraan.

Mereka harus berbagi jalan dengan kendaraan berat yang lalu lalang.

Meskipun ada sebagian kecil jalan yang sudah diperbaiki dengan pengecoran, pengerjaannya terkesan belum selesai dan belum memberikan dampak signifikan.

Read More

Baca Juga :Demi Lolos Babak 32 Besar, Pesik Kuningan Targetkan Kemenangan Lawan Persikasi Bekasi

Kondisi kontras terlihat begitu memasuki kawasan wisata Bajulan.

Jalanan langsung berubah mulus, menyambut wisatawan dengan pemandangan alam yang indah berupa bukit, sawah terasering, sungai jernih, dan udara sejuk.

Sayangnya, buruknya akses jalan di luar kawasan wisata ini turut berdampak negatif pada perekonomian masyarakat sekitar.

Sejumlah warung dan tempat wisata buatan di sepanjang jalur yang rusak terlihat tutup, hanya beberapa warung sederhana yang masih bertahan dengan kondisi sepi.

Baca Juga :Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Dua Pemuda Lamongan Diciduk Polisi

Diketahui, tambang galian C di wilayah tersebut dikelola oleh pihak swasta dan sudah beroperasi sekitar tiga tahun, jauh sebelum Jolotundo menjadi populer sebagai destinasi wisata.

“Ya jalannya jadi rusak dan berdebu seperti ini,” pangkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *