Lebih lanjut, Sekolah Rakyat ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 atau berpenghasilan sangat rendah. Konsepnya berasrama, dengan pembiayaan penuh oleh negara melalui APBN.
Baca Juga :Jolotundo Berawal Dari Lima Tenda Glamping hingga Jadi Magnet Wisata Nganjuk
“Gratis, semua kebutuhan dibiayai oleh negara melalui APBN dari rambut sampai kaki,” tegasnya.
Sedangkan untuk pemerintah daerah, Robben menjelaskan jika memiliki kewajiban untuk mencari tenaga pengajar serta renovasi dan pengisian sarana dan prasarana untuk sekolah rakyat.
“Ya gurunya dari Ponorogo termasuk kepala sekolahnya. Karena ini menggunakan gedung IKM perlu ada perbaikan silahkan diperbaiki agar nyaman untuk belajar mengajar,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko siap mendukung program pemerintah. Salah satu bentuk komitmennya adalah menyiapkan sekolah transit, sebelum gedung SR di Kelurahan Setono selesai dibangun.
Baca Juga :Dua Pasang Paskibra Kabupaten Kediri Ikuti Seleksi Paskibra Jatim
“Kami sudah punya rintisan, dan ini saya pinjam gedung sentra IKM untuk kami pakai selama setahun biar kita tidak kehilangan waktu lebih lama sambil menunggu pembangunan gedung SRnya. Pada intinya kami siap, kami mendukung dan mudah-mudahan sukses,” tandas bupati.



















