Positif HIV, Warga dan Satpol PP Ponorogo Segel Warung Kopi Esek-esek

Positif HIV, Warga dan Satpol PP Ponorogo Segel Warung Kopi Esek-esek
Petugas Satpol PP saat menempelkan stiker penyegelan terhadap warung esek esek.

Baca Juga :CJH Tulungagung Meninggal saat Hendak Diberangkatkan ke Madinah, Bakal Dapat Asuransi dan Sertifikat Badal Haji

“Sebelum melakukan tindakan kita sudah koordinasi dengan tim kesehatan dan camat. Memang ditemukan sekitar 35 persen yang positif HIV. Kita minta untuk pulang ke daerah masing-masing dan tidak kembali ke Ponorogo,” tegasnya.

Sementara itu, anggota BPD Desa Demangan, Ihsan Muttaqin mengatakan, penutupan warung ini dikarenakan telah terbukti digunakan praktek prostitusi terselubung. Setelah penyegelan ini pemilik warung akan diminta untuk membongkar bangunannya agar tidak digunakan kembali.

Read More

“Karena sudah terbukti dan nyata digunakan untuk praktek prostitusi, kita minta untuk dibongkar dan tidak digunakan lagi,” ujar Ihsan.

Sejatinya, aksi penyegelan tersebut tidak hanya dilakukan sekali ini, namun sudah beberapa kali. Namun, pemilik warung nekat untuk membuka kembali warungnya. Hingga akhirnya akhir April dilakukan pemeriksaan kepada 29 orang pekerja warung, dan diketahui sebanyak 13 pekerja warung terjangkit HIV.

“Setelah ditracking, dari 29 orang yang terkena (HIV) kurang lebih ada 13 orang terkena HIV, positif,” pungkas Ihsan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *