Baca Juga :Kisah Nenek Misringah CJH Tertua Asal Ponorogo Mampu Berhaji dari Berjualan Asam Jawa
DP dan JA membobol bangunan. Sementara RS mengawasi situasi. Aksi lancar karena sebelumnya sudah mengetahui kondisi minimarket. Termasuk di antaranya titik dinding bobol yang tak ada pengaman raknya.
Dari hasil pengembangan, ternyata komplotan beraksi di 21 tempat kejadian perkara. Dan baru tertangkap ketika beraksi di minimarket di Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat.
TKP di Kecamatan Ponggok ada 13 lokasi. Mulai pencurian motor milik petani, ponsel hingga sepeda onthel. Sementara di Kecamatan Wonodadi, 2 lokasi. Kecamatan Udanawu 3 TKP dan di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar 1 TKP.
Terakhir di Kabupaten Kediri 1 TKP dan Magetan 1 TKP yakni curanmor. Seperti diketahui awal April lalu, minimarket di Kelurahan Dandong, Srengat dibobol maling.
Baca Juga :Sebanyak 6.600 Keluarga Masuk Prioritas Program Sekolah Rakyat
Maling menjebol dinding dan menggasak ratusan rokok dan uang tunai sekitar Rp1,9 juta. Total kerugian Rp 28 juta.



















