Blitar, SEJAHTERA.CO – Dedikasi para pekerja sosial atau PSM dalam hal penanganan bantuan sosial sangat tinggi. Sayang, timbal balik yang diterima masih belum sesuai dengan keinginan.
Sekretaris Komisi 2 DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi mengakui honor yang diterima para PSM di Kota Blitar masih jauh dari kata cukup. Dalam sebulan hanya menerima Rp 200 ribu. Jumlah itu belum dipotong pajak.
“Iya, sedikit sekali honornya. Padahal, sumbangsih dan kerjanya dalam bidang sosial juga sangat tinggi. Seperti ikut turun dalam hal penanganan beras Sejahtera daerah atau rastrada,” kata Nuhan, Kamis (8/5/2025).
Dia mengatakan di lapangan, keberadaan PSM sangat dibutuhkan. Utamanya dalam membantu program-program dan menyukseskan program sosial masyarakat.
Baca Juga :Minat Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Blitar Rendah, ini Penyebabnya
Karena kerap bersentuhan langsung dengan kalangan bawah inilah, tak jarang juga menjadi sasaran omelan. Utamanya ketika pendataan warga miskin hingga penyaluran program.
“Sudah saatnya pemerintah Kota Blitar juga lebih perhatian. Kalau bisa dinaikkan lagi honornya,” katanya.



















