Insiden Pelemparan Bus Persik Kediri, Divaldo Alves Akui Tak Trauma

Insiden Pelemparan Bus Persik Kediri, Divaldo Alves Akui Tak Trauma
Kondisi kaca bus ditumpangi Persik Kediri pecah terkena lemparan batu.(ist)

Kediri, SEJAHTERA.CO –  Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves enggan memikirkan insiden pelemparan batu yang dialami tim dan ofisial usai menang telak melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/5/2025).

Divaldo mengakui, aksi pelemparan batu yang membuat kaca bus Persik Kediri hancur itu kemungkinan tidak dilakukan oleh suporter. Dia menginginkan, hal serupa tidak boleh terjadi di manapun.

“Sepertinya bukan supporter, orang luar. Mungkin anak muda yang minum atau apa, seperti itu,” katanya, Selasa (13/5/2025).

Read More

Pelatih asal Portugal itu menyebut, saat pertandingan karena dalam stadion ketika dia bersama skuadnya menuju ke sana tidak ada masalah sama sekali. Namun, hanya terjadi pelemparan di luar stadion.

Baca Juga :Tak Terima Diceraikan, Pria di Ponorogo Ancam Istri dan Mertuanya Pakai Celurit

Pelatih yang baru melatih kembali skuad Persik Kediri di bulan April lalu itu, menegaskan dirinya tidak trauma dengan insiden tersebut. ”Enggak ada masalah. Saya siap semua dan tidak ada problem,” tuturnya.

Divaldo yang sebelumnya pernah melatih Persik di musim 2022/2023 itu menyebut, sejumlah suporter Arema juga telah meminta maaf atas insiden tersebut.

“Terus juga termasuk leader-leader supporter dari Arema yang minta maaf dengan kita,” ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *