Sebelumnya hal serupa juga sempat diungkapkan oleh Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan.
Ia mengaku, pelemparan terjadi saat bus Persik Kediri meninggalkan stadion untuk menuju hotel.
Pria yang akrab disapa Syahid itu mengungkapkan, Persik Kediri telah bertemu dengan pihak perwakilan Arema FC sebagai tuan rumah serta perwakilan Aremania, kelompok pendukung Arema FC. Dalam kesempatan itu, para pihak tadi meminta maaf atas kejadian pelemparan tersebut.
Baca Juga :Tak Terima Diceraikan, Pria di Ponorogo Ancam Istri dan Mertuanya Pakai Celurit
“Teman-teman juga minta maaf. Dari panpel, dari Aremania, dari manajemen Arema. Kami juga menerima dan legowo karena mungkin ini juga bukan hal yang diinginkan juga oleh mereka,” ucapnya.
Untuk diketahui, Bus yang ditumpangi skuad Persik Kediri dilempari batu oleh orang tidak dikenal saat hendak meninggalkan Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu, (11/05/2025) malam.
Peristiwa itu terjadi usai pertandingan Liga 1 pekan ke 32 antara tuan rumah Arema FC menghadapi Persik Kediri. Akibat pelemparan itu, bis Persik Kediri mengalami kerusakan parah pada bagian kaca samping. Kaca samping tersebut berlubang besar akibat lemparan batu.
Baca Juga :Sungai Meluap, Tiga Desa di Modo Lamongan Terendam Banjir
Pertandingan tersebut seperti diketahui berakhir dengan kemenangan Persik Kediri dengan skor telak 3-0.



















