Nah, setelah acara yasinan selesai kemudian pada esok harinya pada Jumat (9/5/2025) sekira pukul 11.30 , Ilham (12) saat pulang dari sekolah mengeluh perutnya sakit dan muntah-muntah.
Selanjutnya segera diperiksakan ke bidan desa diberi obat. Sesampainya di rumah mau minum obat tidak bisa dan muntah. Kemudian dibawa kerumah sakit Aminah Kota Blitar.
Baca Juga :Puluhan Anak Tapos Blabak Kunjungi Polsek Kandat, ini Tujuannya
Ternyata tak hanya Ilham, para jamaah juga mengalami gejala serupa. Yakni gejala keracunan ada 18 orang.
Sebagian dibawa ke puskesmas Wonotirto untuk 16 jamaah untuk 2 jamaah h dibawa ke klinik Tirta Husada hingga ada yang diboyong ke RS Aminah Kota Blitar.
Jika sebelumnya 18 jamaah Yasinan di Wonotirto keracunan diduga bakso, kali ini giliran di wilayah Kecamatan Selorejo.
Ya, sedikitnya 57 para kakek nenek atau lanjut usia harus mendapatkan perawatan tim medis. Ini karena diduga keracunan usai minum menu kacang hijau yang disajikan pada agenda Posyandu Lansia di Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Dari total 60 lansia yang mengeluh mual dan diare, sebanyak 19 lansia harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit hingga puskesmas.
Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan, petaka berawal ketika para lansia mengikuti agenda Posyandu Lansia.
Itu pada Sabtu pagi (10/5/2025) sekitar pukul 08.00. Yakni di RT 2 RW 1. Agenda posyandu lansia itu digelar di salah satu rumah warga setempat.
Awalnya, para lansia aman-aman saja. Sebelum menyantap kolak, para lansia menjalani senam bareng. Ada pula pemeriksaan Kesehatan mulai cek tekanan darah tinggi hingga pengukuran berat badan.
Selama berlangsung untuk para peserta lansia diberikan satu bungkus plastik kolak kacang ijo dan juga dua biji buah pisang yang disediakan oleh kader posyandu lansia dsn.sidorejo Desa Sidomulyo.
Baca Juga :Belasan Pekerja Warung Remang-remang Positif HIV, Dinkes Ponorogo Akan Gencarkan Skrining
Setelah mendapatkan satu bungkus plastik kolak kacang ijo dan juga dua biji buah pisang para peserta posyandu lansia tersebut ada yang langsung meminumnya dan ada juga yang membawa pulang ke rumah masing-masing.
Pada Minggu (11/5/2025). pukul 11.00 bidan desa Dusun Sidorejo Desa Sidomulyo mendapat informasi dari warga jika lansia yang mengalami lemas diare mencret dan muntah. Selanjutnya oleh bidan desa di arahkan ke pukesmas Boro Selorejo Blitar untuk menjalani perawatan lebih lanjut.



















