Bachtiar menyarankan pemberian pakan 2–3 kali sehari dengan campuran bahan alami dan buatan. Selain itu, burung juga perlu dibawa ke dokter hewan secara berkala.
“Pemeriksaan rutin bisa mendeteksi penyakit sejak dini. Jangan tunggu sampai burung lemas,” tambahnya.
Baca Juga :Jelang Kurban, Harga Hewan Kurban di Kota Blitar Mulai Merangkak
Ia juga menyarankan pemilik rajin berinteraksi dengan burung. “Murai itu cerdas, mereka perlu stimulasi. Latihan dan mainan penting agar mereka tetap aktif dan nggak stres,” jelasnya.
Dia menyebut, harga anakan burung murai batu hasil ternaknya bisa mencapai Rp2 juta–Rp5 juta per ekor, tergantung kualitas dan silsilah. Permintaan terbanyak datang dari kota besar seperti Surabaya dan Jakarta.
“Musim kawin terbaik biasanya saat musim hujan, karena suhu ideal. Tapi kalau cuaca terlalu panas, saya siasati dengan kolam dan ventilasi agar suhu tetap stabil,” pungkasnya.



















