“Penghentian total ini bukan sementara lagi namun toral. Kita tetap koordinasi dengan pemdes setempat untuk berikan informasi jika Mbah Tekad ditemukan. Selain BPBD dan Basarnas, warga juga turut pencarian,” katanya.
Ditambahkan Joko, pencarian dengan perluasan areal pencarian dari titik awal hanyut sudah dilakukan maksimal. Namun sejauh mana kondisi Mbah Tekad saat ini belum diketahui. Diharapkan masyarakat juga ikut memantau perkembangan yang ada.
Baca Juga :Dari Jurnalistik sampai Radio, Kominfo Bikin Siswa SMAN 3 Jombang Melek Digital
“Dalam pencarian ini kita bersama masyarakat selalu waspada, karena Kali Bruni jika meluap saat hujan sebentar saja aliran air sangar deras dan kencang. Kita berharap Mbah Tekad bisa ditemukan,” katanya.



















