Untuk jenjang SD, kuota jalur domisili paling banyak. Yakni kuotanya sebesar 80 persen. Sementara disusul kemudian jalur afirmasi 15 persen dan sisanya jalur mutasi orang tua hanya 5 persen.
Baca Juga :Ribuan Pelamar Kerja Mencari Peruntungan di Job Fair
Sedangkan jenjang SMP, untuk jalur domisili juga mendominasi yakni sebanyak 45 persen dari total kuota atau pagu. Sementara posisi kedua diduduki jalur prestasi 30 persen disusul jalur afirmasi 20 persen dan jalur mutasi orangtua 5 persen.
Dindin mengatakan pada tahun ini memang untuk jalur domisili atau yang dulu zonasi, kuotanya lebih banyak.
Ini untuk memberikan ruang kepada warga atau calon peserta didik bisa memiliki atau sekolah di lembaga yang diinginkan. Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, juga memberlakukan sistem online.
Baca Juga :Persik Kediri Pertahankan 70 Persen Komposisi Pemain
Pihaknya berharap teliti sebelum mendaftar. Karena jika sudah upload, system tak bisa diubah lagi. “Contohnya seperti syarat pendaftaran. Kami minta untuk teliti, termasuk jadwal seleksi,” pungkasnya.



















