“Peluang santri di dunia digital sangat besar. Misalnya saya video lama bisa viral kembali, sebagai bentuk rezeki yang tak terduga dari konten,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Harian Gerakan Nasional Ayo Mondok, KH Zahrul Azhar Asumta soal transformasi digital di pesantren berharap, agar hal tersebut dapat dipegang santri yang ada di lingkungan pesantren.
Gus Hans sapaan akrabnya, sosialisasi ini agar publik bisa mengetahui langsung tentang pesantren sebenarnya dan mengajak serta menyakinkan untuk mendidik sesuai karakter bangsa Indonesia.
“Kita harapkan dipegang orang pesantren, tentu tidak akan tega menginformasikan tidak benar dan menyampaikan sesuai dengan apa yang ada sebenarnya,” tuturnya.



















