Grebeg Pancasila di Kota Blitar Diawali Bedhol Pusaka, Tetap Bermakna Meski Sempat Diguyur Rintik Hujan

Grebeg Pancasila di Kota Blitar Diawali Bedhol Pusaka, Tetap Bermakna Meski Sempat Diguyur Rintik Hujan
Wakil Ketua DPRD Adi Santoso ketika menyerahkan panji-panji dan simbol Pancasila kepada Plt Sekda Kota Blitar, Widodo Sapto J. (aziz/sejahtera.co)

Bedhol pusaka dan pawai lampion ini merupakan salah satu ritus rangkaian peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Kota Blitar. Bedhol pusaka kemudian dilanjutkan dengan mocopatan dan tirakatan di Kantor Wali Kota Blitar.

Baca Juga :Keja 100 Hari Marhaen-Trihandy Bupati-Wakil Bupati Nganjuk Borong Belasan Prestasi

Lalu 1 Juni 2025, dilanjutkan dengan upacara Grebeg Pancasila guna menumbuhkan nilai-nilai Pancasila pada seluruh masyarakat Kota Blitar. Grebeg Pancasila puncaknya yakni dengan mengirab lima gunungan yang menandakan lima sila di Pancasila. Gunungan dikirab menuju Makam Bung Karno.

Read More

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan ada makna dalam di balik peringatan hari kelahiran Pancasila.

Setidaknya peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi pengingat bekal yang sudah diberikan Bung Karno bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga :Dukung Makan Bergizi Gratis, Pemkab Blitar Mulai Siapkan Dapur Umum

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi pengingat. Intinya founding father, Bapak Proklamator kita Bung Karno telah memberikan pegangan untuk kehidupan bangsa yakni Pancasila. Dan tetap sakti sepanjang masa” ucapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *