Selain bahan pangan, kegiatan ini juga diramaikan dengan bazar UMKM dan pelayanan publik seperti pemeriksaan kesehatan gratis serta konsultasi gizi keluarga.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batu, Lestari Aji, menyebutkan bahwa Gerakan Pangan Murah ini akan menjadi agenda rutin, terutama menjelang hari besar keagamaan dan momen rawan inflasi.
Baca Juga :Kenal di Facebook, Pria Asal Malang Bawa Kabur Motor Kekasihnya saat Bertemu di Tulungagung
“Kami akan evaluasi setiap pelaksanaannya dan terus bekerja sama dengan Bulog serta pelaku usaha agar stok dan distribusi pangan tetap lancar,” jelas Lestari.
Warga pun menyambut baik inisiatif ini. “Harganya jauh lebih murah dari pasar, saya bisa beli beras dan minyak sekalian stok untuk seminggu,” kata Wati (42), warga Kecamatan Batu.
Dengan kegiatan ini, Pemkot Batu berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, roda perekonomian lokal terus berputar, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.



















