Lamongan, SEJAHTERA.CO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 yang digelar oleh Kodim 0812/Lamongan secara resmi ditutup dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Rabu (4/6/2025).
Penutupan TMMD ke-124 Tahun 2025 ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan piagam penghargaan kepada Bupati Lamongan dari Pangdam V Brawijaya, menandai berakhirnya pengabdian TNI dalam mempercepat pembangunan desa.
Upacara penutupan TMMD ke-124 Tahun 2025 ini dipimpin langsung oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli S.
Baca Juga :Sebanyak 6.360 Guru TPQ Terima Insentif dari Pemkab Jombang
Dalam amanatnya mewakili Pangdam V/Brawijaya, Brigjen Ramli S menegaskan bahwa kesuksesan TMMD merupakan hasil sinergi kuat antara TNI dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengakselerasi pembangunan daerah.
“TMMD ini menyasar daerah pedesaan, khususnya yang tergolong tertinggal atau terisolir. Program ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap Brigjen TNI Ramli S.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari Pemerintah Daerah, prajurit TNI, hingga masyarakat yang aktif terlibat.
Selain pembangunan infrastruktur utama, TMMD ke-124 juga menggarap berbagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Baca Juga :H-2 Idul Adha, Harga Jual Sapi di Pasar Hewan Ponorogo Merosot
Program-program ini mencakup TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB), ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan fasilitas MCK, penurunan angka stunting, penanaman pohon, hingga pembersihan lingkungan.



















