Marak Balon Udara Plastik di Blitar, Polisi Mulai Buru Para Pembuat dan Penerbang

Marak Balon Udara Plastik di Blitar, Polisi Mulai Buru Para Pembuat dan Penerbang
Balon udara plastik yang jatuh di rumah warga di Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu pada Rabu (11/6/2025).

Blitar, SEJAHTERA.CO – Polisi akhirnya turun tangan menyelidiki peristiwa balon udara yang jatuh di atap kompleks MAN Kota Blitar. Korps Bhayangkara itu menggali informasi untuk memburu para pembuat dan yang menerbangkan balon udara.

Kepastian itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Rudi Kuswanto. Dia mengakui balon udara yang menimpa atap MAN Kota Blitar itu jadi atensi. Karena selain menimpa atap, balon dari plastik itu juga ada petasan berukuran besar.

“Iya, anggota sudah meminta keterangan saksi. Ada empat yang kami minta keterangan menjelaskan kronologinya. Ini penting, karena wilayah hukum Polres Blitar Kota kerap ada balon udara yang nyasar,” katanya, Kamis (12/6/2025).

Read More

Baca Juga :Catat, Pemkot Blitar Bakal Gelar Festival Kopi, Ajang Rasakan Sensasi Minuman Khas Nusantara

Dia mengatakan polisi turun tangan dengan harapan agar mengetahui siapa dalang di balik balon udara itu. Pasalnya, hampir tiap tahun ada saja peristiwa balon udara nyasar. Pada 2024 lalu misalnya.

Balon udara juga membuat repot rumah warga di Desa Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Harapannya, ketika diketahui si pembuat dan yang menerbangkan, polisi bisa memberi efek jera.

“Karena menerbangkan balon yang terbuat dari plastic itu sangat membahayakan. Utamanya bagi penerbangan,” katanya.

Diakuinya, di beberapa kasus, memang polisi kesulitan dalam memburu para pembuat balon. Biasanya, si pembuat dan yang menerbangkan lokasinya jauh dari sekitar lokasi kejatuhan.

Bahkan, bisa jadi dari luar kota. “Kita tidak tahu pastinya. Bisa jadi diterbangkan dari luar Blitar,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *