Permukiman Kelurahan Mastrip Nganjuk Terendam Banjir, Warga Tuntut Perhatian Pemerintah

Permukiman Kelurahan Mastrip Nganjuk Terendam Banjir, Warga Tuntut Perhatian Pemerintah
Banjir genangi permukiman Kelurahan Mastrip.(istimewa)

Peristiwa ini bukan yang pertama, mengingat pasar tersebut memang kerap menjadi langganan banjir setiap kali curah hujan tinggi melanda wilayah tersebut.

Baca Juga :Pemkot Madiun Nekat Keruk Material Sedimen di Bantaran Mbiting tanpa Izin dari BBWS

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, langsung merespons cepat laporan banjir di Pasar Wage. Marhaen tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, hanya berselang 16 menit setelah menerima laporan dari pedagang.

Read More

Menurut Marhaen, penyebab utama banjir di area belakang Pasar Wage adalah drainase atau saluran air yang kurang berfungsi optimal di sisi timur, di samping kondisi jalan yang rendah. Untuk mengatasi persoalan banjir yang berulang ini, Marhaen menegaskan perlunya solusi jangka panjang.

“Solusinya jalannya ya ditinggikan itu. Drainase yang sisi timur itu harus diperbaiki itu. Biasanya kurang fungsi itu,” pungkas Marhaen.

Baca Juga :Bupati dan Wakil Bupati Jombang Berkendara Kampanyekan Keselamatan

Perbaikan drainase dan peninggian jalan diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk mencegah Pasar Wage kembali terendam banjir di kemudian hari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *