Jombang, SEJAHTERA.CO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani, menegaskan pentingnya penyederhanaan pola kerja dalam pelaksanaan tugas kader Posyandu.
Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Tim Pembina Posyandu Kecamatan Mojoagung, Senin (23/6/2025), sebagai respons atas keraguan sejumlah kader terhadap kompleksitas tugas di lapangan.
Menurut Yuliati, transformasi Posyandu yang kini mencakup enam bidang pelayanan masyarakat perlu diikuti dengan perubahan cara berpikir.
Ia menyebut, Posyandu tidak lagi hanya soal ibu dan anak, tetapi telah menjadi bagian penting dari pelayanan sosial dasar berbasis desa.
Baca Juga :Kepala Disdik Kabupaten Kediri: Anak Usia Sekolah atau Putus Sekolah Harus Kembali ke Sekolah
“Posyandu sekarang tidak hanya urusan ibu dan anak, tapi sudah masuk ke enam bidang pelayanan masyarakat. Namun, kita tidak ingin ibu-ibu di lapangan bingung dengan banyaknya tugas,” ujar Yuliati.
“Karena itu, pola pikir kita harus disederhanakan: serap aspirasi, lihat kondisi nyata, dan laporkan,” sambungnya.
Yuliati juga menekankan bahwa kegiatan Bimtek ini harus menjadi titik awal dari perubahan nyata, bukan sekadar rutinitas administratif.
Ia mendorong agar Posyandu diperkuat lewat perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan berkelanjutan.
“Transformasi ini bukan hanya soal perubahan nama, tapi soal gerakan besar. Kita harus menyamakan cara pandang, mindset, dan siap menjadi motor penggerak pelayanan masyarakat lintas sektor,” tambahnya.



















