Dia mengatakan, polisi menerima laporan dari Jayanto saksi yang juga Polsuska. Saat itu dirinya mendapat informasi dari masinis KA Malioboro No Loko CC 2040304 rute Malang Jogjakarta baru saja ada warga yang tertabrak kereta. Saat itu juga menelusuri rel.
Baca Juga :Jasad Bayi di Sungai Brantas Tulungagung Diautopsi, Diduga Sengaja Dibuang Setelah Dilahirkan
Dan benar ketika dicek ditemukan tubuh manusia yang sudah hancur. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Garum. Polisi dan petugas medis segera mengevakuasi jenazah dan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
Dari hasil pendalaman dari keluarga, diketahui korban sedang depresi karena baru kecelakaan dan tidak bisa pulih secara total/cacat permanen. Selain itu selalu mengeluh sudah tidak kuat lagi untuk hidup.
Ketika pengecekan ponsel milik korban didapati korban telah berpamitan kepada ayahnya yang sedang di Jakarta untuk minta maaf sudah tidak bisa apa apa atau minder serta mengakhiri hidupnya



















