Ia menambahkan, selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan mendapatkan pembekalan dalam berbagai tema, mulai dari kepemudaan, kebangsaan, penyuluhan hukum, kewirausahaan, hingga penguatan nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, kejujuran, kerja sama, dan efisiensi hidup.
Selain kegiatan utama, panitia juga menggelar aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi perkemahan. Tak hanya itu, stand-stand UMKM turut dihadirkan untuk meramaikan suasana sekaligus memberdayakan ekonomi lokal.
“Sampai Kamis nanti, kami perkirakan total pengunjung bisa mencapai 25 ribu orang,” imbuh Widodo.
Baca Juga :Doa dan Harapan Sambut 1447 Hijriah, Agar Jombang Lebih Baik
Bupati Jombang H. Warsubi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif positif dari Ponpes Gadingmangu dalam mengisi libur sekolah dengan kegiatan yang sarat nilai edukasi dan spiritual.
“Kegiatan ini membangun karakter generasi muda, menanamkan semangat cinta tanah air, cinta lingkungan, dan cinta sesama. Ini contoh konkret kontribusi pesantren dalam membentuk generasi emas 2045,” ujar Warsubi.
Turut hadir dalam acara pembukaan antara lain Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso, Ketua DPW LDII Jatim Amrozi Konawi, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, serta Pengasuh Ponpes Gadingmangu KH Basia Adhi Banadi, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.



















