“DSCR kami aman. Tapi tetap, pencairan menunggu persetujuan dari pusat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko menyebut, pinjaman ini sebagai solusi konkret agar pembangunan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat yang waktunya tidak pasti.
“Kita gas perbaikannya serentak. Biar ada pertumbuhan ekonomi dari bawah,” tegasnya.
Baca Juga :Dirut Perumda Air Minum Madiun Siap Kooperatif Soal Dugaan Korupsi Proyek Sumur Bor
Ia menambahkan, dana pinjaman akan 100 persen dialokasikan untuk pembangunan jalan, dengan target pencairan dan pelaksanaan proyek dimulai tahun ini.
“Langkah ini bukan akhir, tapi awal percepatan pembangunan yang nyata,” pungkasnya.



















