Blitar, SEJAHTERA.CO – Sistem penerimaan murid baru atau SPMB tingkat sekolah dasar atau SD di Kabupaten Blitar sudah selesai pada akhir Juni 2025. Namun, mayoritas sekolah atau Lembaga belum belum memenuhi pagu.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan, Kabupaten Blitar Deni Setiawan. Dia mengatakan berdasarkan laporan pada akhir Juni, ada setidaknya 624 sekolah yang belum terpenuhi pagunya.
Itu berarti hanya ada 10 sekolah yang sudah full atau terpenuhi pagu. “Iya, hanya ada 10 lembaga sekolah dasar yang pagunya terpenuhi. Sementara pendaftaran atau SPMB sudah selesai pada akhir Juni lalu,” katanya, Jumat (11/7/2025).
Dia mengatakan belum terpenuhinya pagu di ratusan sekolah dasar disebabkan beberapa hal. Di antaranya memang karena persebaran yang tak merata.
Baca Juga :Empat Musim Bersama, Agil Munawar dan Persik Kediri Sepakat Akhiri Kerja Sama Kontrak
Artinya, jumlah lulusan TK memang sedikit. Sehingga jumlah pendaftar juga sedikit. Ada pula masih ada Kesan sekolah favorit.
Sehingga lulusan TK di daerah tertentu, memilih sekolah di luar kampungnnya. Padahal, di kampungnya ada sekolah yang bisa dijadikan menuntut ilmu.
Selain itu berkaitan dengan data siswa, khususnya nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor induk kependudukan (NIK).



















