Artinya, data yang belum sinkron kerap menjadi hambatan, terutama untuk calon siswa dari luar daerah atau yang lahir di luar Blitar.
Pada tahun ini, rata-rata jumlah pagu sekolah berbeda-beda. Dalam satu kelas rata-rata jumlah kekuatan pagu sekitar 28 siswa.
Baca Juga :Mangkir Dua Kali, Tersangka Kredit Fiktif BRI Ponorogo DSKW Alias Lette Terancam Ditetapkan DPO
Hingga akhir pendaftaran ulang pada Juni lalu, sebanyak 9.462 siswa sudah resmi mencatatkan diri sebagai siswa di sekolah yang diinginkan.
Sementara dari total siswa yang terdaftar secara online, 8.665 siswa masuk di SD negeri dan 797 siswa di SD swasta.
Saat ini, pihaknya terus pendataan dan penelusuran. Termasuk di antaranya mencari siswa yang belum kebagian sekolah.
Pasalnya, dinas sendiri bertekad anak lulusan TK harus sekolah. Sehingga tidak ada anak putus sekolah.



















