“Nantinya PKG ini akan dilakukan secara menyeluruh, mencakup pemeriksaan kesehatan mata, telinga, hidung, tenggorokan, dan gigi bagi seluruh santriwan dan santriwati,” ujar Gus Thoib.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kesehatan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) di pesantren. Santri yang sehat diyakini akan memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik, sehingga lebih mudah meraih cita-cita.
“Belajar dengan kondisi kesehatan yang baik akan lebih fokus dan konsentrasi penuh. Maka menjaga kebersihan diri dan kesehatan adalah bagian dari keberhasilan santri,” imbuhnya.
Kegiatan ini diharapkan bisa terus berlanjut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan para santri, yang notabene menjadi bagian penting dalam mencetak generasi bangsa.



















