“Keberadaan SRMA ini untuk anak dari keluarga kurang mampu dan tujuannya memutus mata rantai kemiskinan. Untuk lokasi sebenarnya nantinya di Desa Plosokidul Plosoklaten menempati lahan 7,5 hektare dan sarpras sama yang ada di BPKASN Tarokan,” katanya, Selasa (22/7/2025).
Politisi senior PDI Perjuangan Kabupaten Kediri ini berharap dengan sarpras yang lengkap ini anak anak tumbuh dengan baik dan memanfaatkan sarpras dengan baik pula. Bisa konsentrasi penuh saat belajar sehingga miliki prestasi dan daya saing.
Baca Juga :Sempat Molor Target Adipura 2025, Nganjuk Kebut Persiapan Kebersihan dan RTH
“Di Indonesia ada 124 lebih SRMA dan di Kediri dinilai lebih istimewa dan sarpras setara dengan sekolah internasional. Karenanya anak anak harus lebih pandai dalam capaian prestasi,” imbuhnya.



















