Riris sapaan akrabnya menuturkan, masyarakat tidak mengetahui karena selama kemasan tidak tercantum premium lantaran mereka menyangka lebih murah dan kualitasnya lebih baik serta laris terjual.
“Untuk kemasan harga Rp73 ribu, menurut masyarakat beras medium. Itu perlu ditanyakan karena semua beras premium mencantumkan label premiumnya,” ucapnya.
Harga premium ternyata medium, menurut Riris, baru ditemukan pertama kali di salah toko kelontong. Namun demikian, Satgas Pangan Polres Kediri Kota sudah membawa sampling dari sehingga bisa ditindaklanjuti ke produsen untuk menanyakan premium atau medium.
Baca Juga :Sepekan Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Ponorogo Keluarkan Ribuan Surat Tilang
Sebab, harga beras kemasan medium tersebut terlalu mahal. Riris mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam belanja khususnya beras.
“Kalau memang dicari premium, mestinya sesuai HET dan kualitasnya bagus. Jika ditemukan ada kutu bisa ditukar atau memilih yang tidak kutu, nanti pihak penjual kami sarankan untuk mengembalikan pihak produsen,” ungkap Riris.



















