Baca Juga :Sound Horeg Bisa Dijerat Hukum, Prof. Prija: Ini Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Masalah Ketertiban Umum
“Barang bukti sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Kami berharap bisa segera diketahui siapa pelaku pelemparan dan asal usul barang tersebut,” ujar Ma’ruf.
Untuk menelusuri pelaku, pihak lapas sempat memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di sisi utara bangunan. Namun, tidak ditemukan bukti visual karena diduga pelaku melempar dari titik buta kamera.
“Dari situ kami menyimpulkan bahwa pelaku sudah mempelajari letak kamera pengawas sebelum melancarkan aksinya,” tambahnya.
Insiden ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak lapas. Ma’ruf memastikan pengawasan akan lebih diperketat, terutama melalui patroli rutin di titik-titik rawan.
“Kami akan terus meningkatkan pengamanan agar tidak ada celah bagi penyelundupan, baik melalui barang titipan maupun modus pelemparan dari luar tembok lapas,” pungkasnya.


















