Perjalanan ini dijamin tidak akan membosankan, karena sepanjang jalur pendakian, beberapa tikungan telah dilengkapi dengan spot foto menarik dan tempat duduk untuk beristirahat, memungkinkan wisatawan menikmati suasana alam yang asri dan pepohonan lebat di sekitarnya.
Selama ini, Watu Lawang telah menjadi surga bagi para pencari ketenangan dan keindahan alam.
Beragam aktivitas dapat dinikmati di sini, mulai dari berswafoto dengan latar belakang alam yang menakjubkan, mendaki, berkemah, menjelajah, hingga mengikuti kegiatan outbound.
Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya Rp 6.000, Watu Lawang telah menjadi pilihan favorit bagi banyak wisatawan.
Kini, destinasi yang menjanjikan ini akan memasuki babak baru. Sebelumnya Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengungkapkan optimismenya terhadap rencana kolaborasi dengan pihak swasta.
Menurutnya, keterlibatan swasta yang telah memiliki rekam jejak sukses dalam pengembangan destinasi wisata di Nganjuk sangat krusial untuk mengoptimalkan potensi Watu Lawang.
“Ada nanti Watulawang ini juga potensi. Ini juga kita kerja sama dengan swasta,” ujar Marhaen, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memajukan Watu Lawang.
Meskipun demikian, orang nomor satu di Nganjuk ini masih merahasiakan detail konsep “wajah baru” Watu Lawang.
Ia hanya memberikan sedikit petunjuk yang memancing rasa penasaran publik. “Nah, nanti lihat saja nanti, ya. Sehingga nanti nanti jadi bagus lah, ya,” tutupnya.



















