Pemberitahuan juga disebarkan melalui media sosial resmi dan pesan WhatsApp langsung.
Bahkan, Dedi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah penerima yang memiliki kendala untuk datang, seperti penerima yang tidak bisa berjalan.
“Kemarin kita sudah kunjungan ke 5 penerima, yang mana penerima tersebut memang tidak bisa jalan. Jadi kami berkunjung ke rumahnya,” ungkapnya.
Beberapa faktor menjadi penyebab masih banyaknya BSU yang belum diambil. Ada penerima yang belum mengetahui informasi, sudah pindah domisili, atau bahkan sudah meninggal dunia.
Dedi juga menambahkan bahwa ada penerima yang kini bekerja di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Sayangnya, dana BSU tidak bisa diwakilkan oleh keluarga, meskipun penerima sudah meninggal atau berada di luar negeri.
BACA JUGA : Bus Mira Seruduk Truk Parkir di Jombang, Tiga Penumpang Terluka
“Tidak bisa diwakilkan, kalaupun sudah meninggal berarti bantuannya akan langsung kami gagal bayarkan,” pungkasnya.



















