“Kegiatan ini adalah bagian dari kontribusi TNI dalam pembangunan masyarakat desa, tidak hanya dari sisi infrastruktur tapi juga aspek kesejahteraan seperti ketahanan pangan,” ujar Kapten Tatok.
Sementara itu, Analis Pasar Pertanian Muda dari Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Susi Ermawati, menegaskan bahwa program vaksinasi ini merupakan bagian dari pengendalian PMK yang sudah berjalan efektif. Ia menyebut bahwa saat ini Jombang sudah bebas dari kasus PMK.
“Vaksinasi ini tidak hanya melindungi sapi, tapi juga menjaga stabilitas harga daging. Saat ini Jombang sudah nol kasus. Artinya, program ini sudah berjalan sesuai harapan dan memberi dampak pada pengendalian inflasi daerah,” jelasnya.
Dengan sinergi antara TNI dan Dinas Peternakan, kegiatan TMMD ke-125 menunjukkan peran penting kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa secara menyeluruh, termasuk dalam aspek ekonomi dan ketahanan pangan



















