Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Nasib ratusan tenaga honorer di Kabupaten Ponorogo kian tak menentu setelah gagal lolos dalam rekrutmen sebagai PPPK beberapa waktu lalu.
Selain belum ada kepastian terkait rekrutmen tahun ini, beban belanja pegawai sudah melebihi batas yang ditetapkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kabid P3DSI ASN BKPSDM Ponorogo Ahmad Zamroni mengatakan, dari data yang ia miliki masih ada sekitar 600 honorer yang saat ini masih aktif mengabdi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka tersebar di sektor teknis, pendidikan, dan kesehatan.
“Belum ada informasi tahun ini ada apa tidak untuk rekrutmen masing masing daerah. Apakah penyelesaiannya lewat PPPK atau CPNS di akhir 2025 atau 2026,” ungkap Zamroni, Senin (11/8/2025).
Baca Juga :Pemkot Batu Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Nindya Tahun 2025
Zamroni tidak menampik jika fokus pemerintah pusat adalah penyelesaian pengentasan honorer. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga mempertimbangkan kekuatan daerah.



















