Posyandu jiwa, lanjut Bambang, berperan penting untuk mencegah bertambahnya jumlah penderita. Layanan ini bisa dimanfaatkan warga untuk konsultasi maupun pemeriksaan dini.
Bahkan, tim kesehatan juga melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah ODGJ apabila yang bersangkutan tidak datang ke puskesmas.
Selain layanan medis, Dinkes juga memberikan pelatihan kepada penderita untuk meningkatkan keterampilan. Namun, dukungan keluarga tetap menjadi faktor penting dalam proses penyembuhan.
“Pengobatan tidak hanya soal minum obat, tetapi juga bagaimana keluarga memberikan dukungan penuh agar penderita lebih cepat pulih,” pungkas Bambang



















