Dia mengatakan, alat deteksi itu sebelumnya dipasang setahun lalu. Lokasi pemasàngan pun dipilih lokasi yang sulit dijangkau warga. Harapannya tak ada orang jahat. Tetapi masih ada saja yang nekat untuk mencuri.
Akibatnya, pemantauan aktivitas gunung Kelud menjadi terganggu. Saat ini mengandalkan manual. “Iya terganggu,” katanya.
Baca Juga :Jenazah Tiara Korban Mutilasi Pacet Tiba di Lamongan, Isak Tangis Sambut Kedatangan
Stasiun alat deteksi ini sangat penting dari sistem pemantauan Gunung Kelud. Itu berguna untuk mengumpulkan data dari sisi selatan.
Selanjutnya informasi yang terkumpul di stasiun ini dikirimkan ke pos pemantau melalui transmisi radio. Yakni di Pos Pantau Kelud di Kediri.
Saat ini, lanjutnya, pasca alat hilang bakal membuat laporan ke polisi. Harapannya pencuri bisa tertangkap. Karena alat itu penting untuk deteksi gunung.



















