Baca Juga :PWI Resmi Kembali Tempati Lantai 4 Gedung Dewan Pers
Untuk itu, Pemkot Kediri mengusung konsep “kejayaan” pada desainnya didominasi nuansa keemasan, serta dipadukan dengan aksara kuadrat, aksara Jawa kuno yang berasal dari Kerajaan Kadiri. Dalam pengerjaan proyek yang ditaksir bernilai Rp.3,3 miliar itu, Pemkot Kediri bekerjasama dengan CV Abricons Malang.
Terkait dengan fungsi lalu lintas, Yono mengutarakan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran terkait, mengingat saat ini di Jembatan Semampir juga tengah berlangsung proyek rehabilitasi. “Sudah kita sepakati di jam-jam tertentu kita tidak akan melakukan aktivitas yang mengganggu lalu lintas, semua berjalan seperti sedia kala. Di luar jam sibuk nanti baru kita mulai pengerjaan, itu pun tidak menutup semua jembatan hanya satu lajur sehingga tiga lajur lainnya masih bisa digunakan,” jelasnya.
Dirinya juga selalu menekankan kepada kontraktor agar mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurutnya, dalam jasa konstruksi keselamatan merupakan hal yang utama, untuk itu Ia menegaskan harus memasang pengaman agar saat pengerjaan dimulai tidak membahayakan pengguna jalan maupun pekerja. “Kami juga selalu memantau terkait upaya resiko K3. Harapannya ingin segera melaksanakan tepat waktu dan tepat biaya supaya di tahun ini selesai,” pungkasnya.



















