Pantai Nglarap yang terletak di perbatasan Tulungagung–Trenggalek memang terkenal dengan ombak ganas khas pantai selatan. Kondisi itu menyulitkan evakuasi. Karena itu, bangkai paus dibiarkan di lokasi hingga terurai secara alami.
“Pengikatan ini dilakukan demi keamanan. Bangkai paus mati bisa membawa bakteri berbahaya. Kami mengimbau masyarakat tidak mendekat ke lokasi,” tambah Ipda Nanang.
Penemuan ini menjadi perhatian warga dan nelayan sekitar. Paus balin sendiri termasuk satwa laut yang dilindungi, sehingga kejadian terdamparnya satwa besar ini di Tulungagung terbilang peristiwa langka.



















