Menurut Andin, peredaran narkotika tidak hanya menyasar kalangan tertentu, tetapi juga mulai menyentuh remaja dan kelompok usia produktif. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan masa depan generasi muda.
“Para pengedar ini tidak jarang menyasar remaja. Tentu hal ini sangat berbahaya dan mengancam masa depan mereka,” imbuhnya.
Selain penindakan hukum, Polres Ponorogo juga terus menggencarkan upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang.
Baca Juga :Angka Kunjungan Wisata Pantura Lamongan Tembus Puluhan Ribu
“Kami masifkan sosialisasi sebagai langkah pencegahan dan pengendalian, agar peredaran narkotika di Ponorogo bisa ditekan semaksimal mungkin,” pungkas Kapolres.



















