Wahyudi menjelaskan, jumlah air yang akan didrop diperkirakan mencapai sekitar 80 rit menggunakan armada truk tangki. Wilayah yang mengalami kesulitan air bersih dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Setelah pengajuan dilengkapi, BPBD akan menyalurkan bantuan air bersih.
Distribusi air dilakukan menggunakan truk milik BPBD. Jika kebutuhan meningkat, pihaknya juga membuka kemungkinan bekerja sama dengan instansi lain untuk membantu droping air.
Di Kabupaten Blitar, beberapa wilayah hampir setiap tahun mengalami kesulitan air bersih, terutama di kawasan Blitar Selatan. Di antaranya Kecamatan Panggungrejo, Wonotirto, Wates, dan Kademangan.
Baca juga:Meriahkan Hari Jadi Kota Blitar, Pemkot Blitar Gelar Vaksinasi Anabul Gratis, Catat Tanggalnya
Wilayah tersebut rentan kekeringan karena kondisi geografisnya yang berada di kawasan perbukitan dengan sumber air terbatas. Musim kemarau sendiri diperkirakan mulai terjadi pada Juni mendatang.



















