“Ada yang merasa sudah terbiasa, lalu melepas pelindung. Padahal itu tetap penting,” jelasnya.
Ia menekankan agar jamaah tidak menguras tenaga sejak awal, mengingat puncak ibadah haji masih menanti dan membutuhkan kesiapan fisik yang optimal.
“Kami juga melakukan pemantauan ekstra bagi jamaah yang masuk kategori risiko tinggi,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta para jamaah untuk bijak mengatur aktivitas, termasuk membatasi ibadah sunah yang berlebihan agar kondisi tubuh tetap terjaga.
Baca juga:Mikutopia Batu Satu-satunya Wisata Peduli dan Respon Cepat Pasang Pagar di Jembatan Cangar
“Jangan habiskan tenaga di awal. Fokus utama adalah menjaga kesehatan supaya ibadah wajib dapat dijalankan dengan maksimal,” pungkasnya.



















