“Sekolah kejuruan dan perguruan tinggi harus menjadi garda terdepan dalam mencetak SDM siap kerja maupun wirausaha,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Kediri. Menurutnya, kepastian keamanan dan kenyamanan bagi investor akan berdampak langsung pada perluasan lapangan kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menyebut Job Fair 2026 sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam membuka akses informasi kerja yang lebih luas dan akurat bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan, tetapi jembatan yang menghubungkan kebutuhan riil industri dengan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Baca Juga :Sidak Hewan Kurban, Petugas Temukan Sapi Terkena Parasit Cacing
Ibnu menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap dapat menekan angka pengangguran terbuka sekaligus meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja di Kabupaten Kediri.
Dengan dukungan lintas sektor dan sinergi berkelanjutan, Job Fair 2026 diharapkan mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat daya saing SDM, serta membuka peluang kerja yang lebih luas dan merata.



















