Jombang, SEJAHTERA.CO – Perkembangan jamaah haji asal Kabupaten Jombang hingga saat ini dilaporkan berjalan lancar. Seluruh jamaah yang tergabung dalam kloter 60 hingga 63 secara bertahap telah melaksanakan ibadah umrah wajib di Tanah Suci.
Baca juga:Hamili Siswi SMA, Duda 42 Tahun di Jombang Dibekuk Polisi, Ngaku Siap Bertanggung Jawab
Namun, di tengah kabar tersebut, satu jamaah haji asal Jombang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan mayoritas jamaah telah menuntaskan rangkaian ibadah umrah wajib. Meski demikian, masih ada beberapa jamaah perempuan yang menunda pelaksanaan karena kondisi menstruasi.
“Alhamdulillah jamaah haji Jombang, baik kloter 60, 61, 62, dan 63 sudah melaksanakan umrah wajib. Untuk kloter 60 seluruhnya sudah selesai,” ujar Ilham, Selasa (12/5/2026).
Ia menjelaskan, di kloter 61 masih terdapat tiga jamaah yang belum melaksanakan umrah wajib karena haid. Sementara di kloter 62 terdapat satu jamaah, dan di kloter 63 ada dua jamaah yang juga masih menunggu kondisi memungkinkan untuk beribadah.
Sementara itu, jamaah haji yang meninggal dunia diketahui bernama Suyono, warga Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, yang tergabung dalam kloter 62.
Ilham mengungkapkan, berdasarkan riwayat kesehatan, almarhum tidak termasuk dalam kategori jamaah risiko tinggi. Namun saat perjalanan dari bandara menuju hotel di Arab Saudi, almarhum tiba-tiba pingsan ketika hendak turun dari bus.
“Beliau langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Berdasarkan keterangan dokter, penyebab meninggal dunia adalah serangan jantung,” jelasnya.



















