Ia menambahkan, kehadiran aparat kepolisian tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan negara dalam menjaga harmonisasi antarumat beragama.
Baca juga:GOW Kota Kediri Gelar Workshop Hidroponik, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
“Kami ingin memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan rasa aman dan penuh kedamaian. Stabilitas kamtibmas yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Salah satu ibadah berlangsung di GBI Sinar Kasih, Jalan Kapten Tendean, Kelurahan Tosaren. Ibadah dimulai pukul 06.20 WIB hingga 08.00 WIB dan dipimpin oleh Pendeta Imam Suhadi dengan tema “Teladan Kristus dalam Bertumbuh.”
Sekitar 70 jemaat mengikuti rangkaian ibadah yang diawali doa pembukaan, puji-pujian, penyampaian firman, Perjamuan Kudus, hingga doa penutup. Dalam khotbahnya, pendeta mengajak jemaat untuk menumbuhkan nilai kasih, mempererat persaudaraan, serta menjaga toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
Berkat kesiapsiagaan aparat kepolisian serta dukungan masyarakat, seluruh rangkaian ibadah Kenaikan Isa Al Masih di wilayah Kecamatan Pesantren berlangsung aman, lancar, dan penuh kedamaian.



















