Kediri, SEJAHTERA.CO – Dinas Pendidikan Kota Kediri menggelar seleksi Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Dikdas 2026 tingkat kota selama dua hari, 18–19 Mei 2026, di SMP Negeri 4 Kota Kediri.
Baca juga:Hadapi Ketidakpastian Global, Wawali Kediri Minta ASN Lebih Adaptif dan Efisien
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan seleksi berjenjang menuju tingkat nasional yang diselenggarakan kementerian terkait, dimulai dari tingkat sekolah, kota, provinsi hingga nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, menegaskan pentingnya dukungan orang tua terhadap potensi anak, khususnya di bidang non-akademik. Menurutnya, prestasi seni dan sastra memiliki nilai yang sama pentingnya dengan prestasi akademik.
“Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk berprestasi sesuai bidangnya masing-masing. Orang tua harus mendukung karena prestasi non-akademik nilainya sama dengan prestasi akademik,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan lomba dengan semangat. Pemerintah Kota Kediri, lanjutnya, akan terus menyediakan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi dan kreativitas.
“Pemerintah akan terus memberikan wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sesuai potensinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri, A. Wartjiantono, menjelaskan bahwa peserta yang lolos seleksi tingkat kota akan mewakili Kota Kediri di tingkat Provinsi Jawa Timur hingga nasional.
Terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari. Cabang pantomim diikuti dua peserta per tim, sedangkan tari diikuti tiga peserta, sementara cabang lainnya diikuti secara perorangan.
“Harapannya peserta bisa terus melaju hingga tingkat nasional. Setelah seleksi provinsi, akan ada pembinaan agar mereka mampu bersaing dengan daerah lain,” jelasnya.



















